<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>SDGs on WHO &amp; Kebijakan Kesehatan Dunia</title><link>https://kebijakanwho.com/tags/sdgs/</link><description>Recent content in SDGs on WHO &amp; Kebijakan Kesehatan Dunia</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 30 Oct 2025 09:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://kebijakanwho.com/tags/sdgs/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Epidemi Penyakit Tidak Menular: Target WHO dalam Menekan Angka Kematian Dini</title><link>https://kebijakanwho.com/posts/ptm-global-strategy-who/</link><pubDate>Thu, 30 Oct 2025 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://kebijakanwho.com/posts/ptm-global-strategy-who/</guid><description>&lt;p&gt;Bayangkan sebuah krisis kesehatan yang tidak menular melalui virus, namun membunuh lebih banyak orang dibandingkan pandemi gabungan mana pun setiap tahunnya. Inilah realita dari &amp;ldquo;taman bertembok&amp;rdquo; gaya hidup modern yang kini mulai diruntuhkan oleh beban penyakit kronis. &lt;strong&gt;Penyakit Tidak Menular (PTM)&lt;/strong&gt; hadir sebagai tantangan sistemik yang menghapus batasan antara pilihan individu dan tanggung jawab negara, menciptakan ekosistem kesehatan publik yang menyatu.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="apa-itu-beban-ptm-dalam-target-sdgs-34"&gt;Apa Itu Beban PTM dalam Target SDGs 3.4?&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Secara teknis, PTM—termasuk penyakit jantung, kanker, diabetes, dan penyakit pernapasan kronis—adalah penyebab 74% kematian global. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan (SDGs), target 3.4 bertujuan mengurangi sepertiga kematian dini akibat PTM pada tahun 2030 melalui pencegahan dan pengobatan yang bersifat lintas sektor dan berbasis data.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Kesehatan Ibu dan Anak: Strategi WHO untuk Menurunkan Angka Kematian Maternal dan Neonatal Global</title><link>https://kebijakanwho.com/posts/kesehatan-ibu-anak-who-strategi/</link><pubDate>Wed, 15 Oct 2025 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://kebijakanwho.com/posts/kesehatan-ibu-anak-who-strategi/</guid><description>&lt;p&gt;Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator fundamental dari kesejahteraan masyarakat dan efektivitas sistem kesehatan. Meskipun progress signifikan telah dicapai dalam recent decades, maternal dan child mortality remain unacceptably high, particularly dalam low-resource settings. WHO memimpin efforts global untuk ensure bahwa every woman dan child dapat survive dan thrive, dengan comprehensive strategies yang address continuum dari care dari pre-conception hingga adolescence.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="maternal-mortality-tantangan-global-yang-persisten"&gt;Maternal Mortality: Tantangan Global yang Persisten&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Setiap hari, approximately 800 women meninggal dari preventable causes related untuk pregnancy dan childbirth. Tragisnya, 94% dari all maternal deaths occur dalam low dan lower middle-income countries, dengan sub-Saharan Africa accounting untuk roughly 66% dari global maternal deaths. Disparities ini reflect deep inequities dalam access untuk quality healthcare services.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>