<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>One Health on WHO &amp; Kebijakan Kesehatan Dunia</title><link>https://kebijakanwho.com/tags/one-health/</link><description>Recent content in One Health on WHO &amp; Kebijakan Kesehatan Dunia</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Wed, 12 Nov 2025 09:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://kebijakanwho.com/tags/one-health/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>The Silent Pandemic: Rencana Aksi Global WHO Melawan Resistensi Antimikroba</title><link>https://kebijakanwho.com/posts/amr-silent-pandemic-who/</link><pubDate>Wed, 12 Nov 2025 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://kebijakanwho.com/posts/amr-silent-pandemic-who/</guid><description>&lt;p&gt;Bayangkan sebuah dunia di mana prosedur medis rutin seperti operasi caesar atau infeksi ringan seperti radang tenggorokan kembali menjadi ancaman mematikan karena obat-obatan yang kita miliki tidak lagi mampu membunuh kuman. Inilah realita dari &amp;ldquo;taman bertembok&amp;rdquo; farmakologi abad ke-20 yang kini mulai diruntuhkan oleh evolusi patogen. &lt;strong&gt;Resistensi Antimikroba (AMR)&lt;/strong&gt; hadir sebagai ancaman senyap yang meruntuhkan batasan efikasi klinis dan menciptakan krisis kesehatan yang menyatu.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="apa-itu-resistensi-antimikroba-dalam-skala-global"&gt;Apa Itu Resistensi Antimikroba dalam Skala Global?&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Secara teknis, AMR adalah kemampuan mikroorganisme (seperti bakteri, virus, fungi, dan parasit) untuk berubah sehingga obat-obatan yang biasanya efektif menjadi tidak berfungsi. Dalam konteks kesehatan global, ini berarti penanganan penyakit infeksi tidak lagi sekadar soal ketersediaan obat, melainkan tentang perlombaan evolusioner yang bersifat lintas spesies dan benua.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>